


Koleksi Pustaka Perempuan Aman
Laporan ini memetakan keterkaitan antara penguasaan sumber daya alam, ketimpangan gender, dan kekerasan yang dialami Perempuan Adat berdasarkan data 537 responden dari 9 provinsi, 14 wilayah pengorganisasian, 28 desa, dan 24 komunitas adat. Sebanyak 71,5 persen responden adalah perempuan, 66,9 persen responden memiliki tingkat penghasilan rendah, sementara hak kepemilikan tanah masih lebih banyak dikuasai laki-laki. Dalam situasi bencana dan konflik, hanya 5 persen responden menyebut perempuan berperan sebagai pengambil keputusan. Laporan ini menegaskan bahwa pembangunan tanpa persetujuan bebas, didahulukan, dan diinformasikan tidak hanya merampas tanah, tetapi juga menghancurkan sumber penghidupan, pengetahuan leluhur, otoritas, dan masa depan Perempuan Adat.
Gunakan mouse untuk membalik halaman atau klik pada sudut dokumen.