


Koleksi Pustaka Perempuan Aman
Laporan ini memetakan wilayah kelola, mata pencaharian, pengetahuan, serta perubahan sosial-ekologis di Ulupulu, Bidoa, dan Rendu Butowe melalui metode partisipatif yang menempatkan tuturan Perempuan Adat sebagai sumber utama. Berdasarkan empat bulan penggalian data dan satu bulan analisis, laporan ini menunjukkan bahwa konflik pembangunan Waduk Lambo, privatisasi tanah dan sumber air, komersialisasi kebutuhan hidup, serta budaya patriarkis telah mempersempit akses dan kontrol Perempuan Adat atas ruang hidupnya. Di tengah tekanan tersebut, Perempuan Adat tetap membangun daya lenting melalui pengelolaan wilayah yang tersisa dan berbagai inisiatif ekonomi kolektif. Pemetaan ini bukan sekadar pencatatan ruang, melainkan alat untuk memperkuat suara dan posisi Perempuan Adat dalam menentukan masa depan tanah serta komunitasnya.
Gunakan mouse untuk membalik halaman atau klik pada sudut dokumen.