PEREMPUAN AMAN and The Wiyi Yani U Thangani (Australian National University) Strengthen Cross-Country Indigenous Women’s Solidarity through the Sustainability Knowledge Exchange Program

PEREMPUAN AMAN and The Wiyi Yani U Thangani (Australian National University) Strengthen Cross-Country Indigenous Women’s Solidarity through the Sustainability Knowledge Exchange Program Bogor & Tano Batak, 25–28 Agustus 2025 — Sebagai langkah nyata memperkuat solidaritas lintas negara dan kepemimpinan Perempuan Adat, PEREMPUAN AMAN bekerja sama dengan The Wiyi Yani U Thangani Institute for First Nations […]

PEREMPUAN AMAN and The Wiyi Yani U Thangani (Australian National University) Strengthen Cross-Country Indigenous Women’s Solidarity through the Sustainability Knowledge Exchange Program Read More »

Masyarakat Adat dan Perempuan Adat

Masyarakat Adat dan Perempuan Adat Apa sebenarnya perbedaan antara Masyarakat Adat dan Perempuan Adat? Mengapa penting untuk memahami keduanya, dan bagaimana posisi Perempuan Adat dalam komunitasnya? Apa itu Masyarakat Adat? Menurut Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Masyarakat Adat adalah kelompok masyarakat yang secara turun-temurun bermukim di wilayah geografis tertentu karena adanya ikatan pada asal usul

Masyarakat Adat dan Perempuan Adat Read More »

Hak Kolektif Perempuan Adat: Pengetahuan, Wilayah Kelola, dan Otoritas Perempuan Adat yang Harus Diakui

Hak Kolektif Perempuan Adat: Pengetahuan, Wilayah Kelola, dan Otoritas Perempuan Adat yang Harus Diakui Perempuan Adat memegang peran penting dalam menjaga keberlanjutan kehidupan, pengetahuan, dan komunitas adat mereka. Namun peran besar ini sering kali tak terlihat, tak diakui, atau bahkan terancam oleh berbagai bentuk kekerasan dan kehilangan ruang hidup. Memahami Hak Kolektif Perempuan Adat menjadi

Hak Kolektif Perempuan Adat: Pengetahuan, Wilayah Kelola, dan Otoritas Perempuan Adat yang Harus Diakui Read More »

SERUAN UNTUK BERTINDAK

SERUAN UNTUK BERTINDAK Pendanaan Iklim yang Inklusif Gender Tidak Boleh Meninggalkan Pemimpin Perempuan Adat, Keturunan Afrika, dan Komunitas Lokal Ikrar historis pendanaan senilai US$1,7 miliar yang dibuat oleh pemerintah dan donor pada perhelatan UNFCCC COP26 di Glasgow untuk mendukung Masyarakat Adat dan komunitas lokal adalah langkah ke arah yang tepat, namun masih banyak yang perlu dilakukan untuk memastikan bahwa

SERUAN UNTUK BERTINDAK Read More »

Hari Kartini: “Patahkan Stigma, Diskriminasi, dan Ketidakadilan terhadap Perempuan Adat”

HARI KARTINI: “PATAHKAN STIGMA, DISKRIMINASI, DAN KETIDAKADILAN TERHADAP PEREMPUAN ADAT” Meski memiliki kemewahan dapat menulis dan membaca tetapi tembok penghalang dan keterbatasan Kartini dalam pingitan tidaklah mampu menaklukkan semangatnya untuk menemukan cara memperjuangkan nasib Perempuan. Suratnya telah menembus banyak hati dan pikiran, menerobos cara berpikir dan mendorong terjadinya perubahan. Gelora semangat perjuangan Kartini dipelihara dan

Hari Kartini: “Patahkan Stigma, Diskriminasi, dan Ketidakadilan terhadap Perempuan Adat” Read More »

Scroll to Top